Panewu Sleman Apresiasi Upaya Lestarikan Budaya Dalam Merti Bumi Padukuhan Pendeman Trimulyo Tahun 2025

Sleman – Panewu Sleman, Rasyid Ratnadi Sosiawan beserta Kepala Jawatan Sosial menghadiri rangkaian acara Merti Bumi Tahun 2025 yang diselenggarakan di Padukuhan Pendeman, Kalurahan Trimulyo pada Sabtu (23/08/2025). Acara adat tahunan ini diikuti dengan penuh antusias oleh masyarakat setempat sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil bumi dan kesejahteraan yang diberikan.

Tradisi Merti Bumi di Padukuhan Trimulyo diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh masyarakat dan sesepuh desa. Selanjutnya, warga menggelar kirab budaya yang menampilkan gunungan hasil bumi, kesenian tradisional, serta berbagai potensi lokal yang menjadi kebanggaan wilayah. Suasana khidmat bercampur meriah tampak dalam setiap rangkaian kegiatan, mencerminkan nilai gotong royong dan kebersamaan warga.

Dalam sambutannya, Panewu Sleman, Rasyid Ratnadi Sosiawan memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.

“Merti Bumi merupakan wujud kearifan lokal yang perlu terus dijaga. Tradisi ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mengingatkan kita semua untuk selalu bersyukur dan menjaga kelestarian alam demi generasi mendatang,” ungkap Panewu Sleman.

Kegiatan Merti Bumi tahun ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga serta sarana untuk memperkuat identitas budaya di tengah perkembangan zaman. Masyarakat berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menghargai warisan leluhur.

About kecamatan.sleman 506 Articles
Kecamatan Sleman berada di utara Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, jarak yang ditempuh dari pusat kota menuju kecamatan sleman sejauh 15 km yang ditempuh dengan waktu kuranglebih 35 menit,Kecamatan Sleman merupakan Ibukota Kabupaten Sleman yang mana luas wilayahnya 30,44 km dengan jumlah 5 Kalurahan, 83 Padukuhan 483 RT dan 209 RW.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*