Sleman – Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta kemampuan masyarakat dalam mencegah penyebaran penyakit hewan menular dan zoonosis, Pemerintah Kapanewon Sleman menggelar Pelatihan Pengendalian dan Penanganan Penyakit Hewan Menular dan Zoonosis selama dua hari yaitu pada tanggal 22 s.d 23 Juli 2025 bertempat di Ruang Rapat Lantai II Kapanewon Sleman.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan kelompok ternak se Kapanewon Sleman. Narasumber dari Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman Kabupaten Sleman, Suryawati Purwaningtyas memberikan materi mengenai pentingnya deteksi dini penyakit hewan, langkah-langkah pencegahan penularan, serta penanganan darurat ketika terjadi wabah penyakit seperti antraks, rabies, flu burung, maupun penyakit zoonosis lainnya.
Panewu Sleman, Rasyid Ratnadi Sosiawan dalam sambutannya menekankan bahwa penyakit hewan menular tidak hanya berdampak pada kesehatan ternak, namun juga dapat membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, peternak, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisasi risiko penularan.
Melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat menjadi agen edukasi di lingkungannya, serta menerapkan langkah biosekuriti di kandang dan tempat pemeliharaan hewan. Selain itu, pelatihan juga membahas mekanisme pelaporan cepat apabila ditemukan indikasi penyakit menular pada hewan di wilayah Sleman. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para peserta karena memberikan pengetahuan praktis yang sangat bermanfaat, terutama dalam menghadapi tantangan kesehatan hewan di musim pancaroba.
Be the first to comment