Selasa, 29 Novembert 2022 bertempat di Pendopo Kapanewon Sleman dilaksankan kegiatan Donor Darah oleh PMI Kapanewon Sleman. Kegiatan ini dilaksanakan setelah Upacara Peringatan HUT KORPRI di Lapangan Kapanewon Sleman. Dalam kegiatan ini Panewu Sleman,staff, pamong kalurahan turut berpartisipasi dalam mendonorkan darahnya.
Manfaat Donor Darah
Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan saat melakukan donor darah, terutama bagi orang lain yang membutuhkan.
- Mendeteksi Penyakit Serius
Proses donor darah tentunya harus melalui beberapa prosedur. Tiap kali seseorang ingin mendonorkan darahnya, prosedur standarnya adalah pemferiksaan darah untuk mendeteksi penyakit serius. Sebut saja HIV, sifilis, hepatitis B, hepatitis C, hingga malaria. Hal ini penting dilakukan demi mengantisipasi adanya penularan penyakit melalui transfusi darah. Prosedur ini juga menjadi “lampu kuning” bagi pendonor agar lebih memperhatikan kondisi kesehatannya sendiri.
- Meningkatkan Produksi Sel Darah
Manfaat donor darah juga bisa meningkatkan produksi sel darah merah. ketika melakukan donor darah, sel darah memang akan berkurang. Namun, sumsum tulang belakang akan segera memproduksi sel darah merah baru untuk menggantikan yang hilang. Proses ini akan memakan waktu beberapa minggu. Dengan kata lain, seseorang yang mendonorkan darahnya secara teratur, tubuhnya akan menstimulasi pembentukan darah baru yang segar.
- Menjaga Kesehatan Jantung
Donor darah juga bermanfaat untuk memperlancar aliran darah hingga mencegah penyumbatan arteri. Rajin mendonorkan darah kira-kira mampu menurunkan risiko serangan jantung hingga 88 persen. manfaat donor darah juga bisa membuat kadar zat besi dalam darah jadi stabil.
Tidak Semua Bisa Jadi Pendonor
Selain mesti melewati berbagai prosedur, donor darah juga memiliki persyaratan tersendiri. Untuk dapat mendonorkan darah, pendonor minimal harus berusia 17 tahun dan maksimal 70 tahun. Sedangkan berat badannya minimal 45 kg, dengan tekanan darah sistole di bawah 180 dan diastole di bawah 100, untuk orang dengan tekanan darah yang cenderung tinggi.
Sedangkan untuk orang yang memiliki tekanan darah rendah, tekanan darah sistole/diastole yang dianggap aman sekitar 90/50. Selain itu, pendonor juga sebaiknya memiliki kadar hemoglobin sekitar 12,5–17 grams (g) of hemoglobin per deciliter (dL), dan tidak lebih dari 20 grams (g) of hemoglobin per deciliter (dL).
Selain itu, ada pula beberapa orang dengan kondisi kesehatan tertentu yang tidak diperbolehkan untuk mendonorkan darahnya, seperti:
- Mengidap diabetes.
- Mengidap kanker.
- Tidak diizinkan dokter untuk menyumbangkan darah terkait kondisi kesehatan tertentu.
- Mengidap epilepsi atau sering kejang-kejang.
- Mengidap penyakit menular, seperti sifilis, hepatitis B/C, hingga HIV.
- Memiliki gangguan perdarahan, seperti hemofilia.
- Pernah menjadi pecandu narkoba atau minuman keras.

Be the first to comment