
Alunan tembang macapat dan karawitan menyambut kehadiran tamu yang berdatangan dari gerbang Kapanewon Sleman. Paguyuban Macapat Rasa Manunggal Sejati Kapanewon Sleman menjadi pengisi acara dalam kegiatan ini. Seluruh peserta datang mengenakan busana jawa gaya yogyakarta menambah keistimewaan gelar acara kenduri tumpeng Kapanewon Sleman dengan tema “Refleksi Jogja Masa Depan”.
Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Kapanewon Sleman dimulaitepat pukul 10.15 WIB. Rangkaian acara diawali dengan menyayikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan panewu, pemotongan tumpeng, diakhiri dengan penyerahan tumpeng kepada lurah dan ketua paguyuban dukuh Cokro Pamungkas.
Hadir dalam acara ini Forkompim Kapanewon Sleman, Lurah Tridadi, Lurah Triharjo, Lurah Trimulyo, Lurah Pandowoharjo, Lurah Caturharjo, dukuh se-Kapanewon Sleman, pimpinan instansi dan tokoh seni budaya di kapanewon Sleman. Anggaran kegiatan bersumber dari dana keistimewaan DIY, dimana dengan dana tersebut lurah (5 orang) dan dukuh (83 orang) seluruhnya memperoleh tumpeng dari kapanewon untuk selanjutnya dinikmati bersama di wilayah masing-masing.
Suyanto selaku Panewu Sleman dalam sambutannya menyatakan bahwa “kegiatan ini merupakan salah satu wujud syukur dimana Gubernur dan Wakil Gubernur DIY telah dilantik oleh Presiden di Istana Negara Jakarta pada tanggal 10 Oktober 2022”. Tema refleksi adalah bagaimana kita dapat melihat diri sendiri tentang apa yang telah dilakukan, apa saja kekurangannya, dan bagaimana kita memperbaikinya dimasa depan tegas Suyanto.
Sesekali melihat ke belakang serta melihat ke dalam diri kita memang diperlukan untuk menentukan arah dan masa depan kita. Ketika evaluasi diri dilakukan, maka perjalan hidup baik sebagai individu, kelompok, maupun organisasi akan lebih terarah. Semoga dengan doa bersama yang diwujudkan melalui kenduri tumpeng ini dapat semakin mengeratkan jalinan kerjasama stakeholdres di Kapanewon Sleman pada khususnya dan Kabupaten Sleman pada umumnya.
Be the first to comment