SOSIALISASI IMPLEMENTASI BUDAYA PEMERINTAHAN BUDAYA SATRIYA DI KAPANEWON SLEMAN

Sosialisasi Implementasi Budaya Pemerintahan SATRIYA di Kapanewon Sleman dilaksanakan pada hari Senin tanggal 8 Agustus 2022 di Ruang Rapat Lantai 2 Kapanewon Sleman.Kegiatan ini diikuti oleh ASN dan Non ASN Kapanewon Sleman serta Carik se Kalurahan Sleman dengan menghadirkan nara sumber dari Bagian Organisasi Kabupaten Sleman.

Panewu Anom Kapanewon Sleman, Tri Akhmeriyadi,SP, M.Si dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bagian Organisasi Kabupaten Sleman yang telah menfasilitasi jalannya sosialisasi,beliau mengimbuhkan diadakannya sosialisasi diharapkan dapat dipahami nilai urgensi dari nilai SATRIYA yang bisa menjadi karakter birokrasi dan dengan adanya internalisasi terus menerus dari Pimpinan Daerah dan Kepala Instansi serta dorongan personal/individu ASN maupun Non ASN maka akan terwujud pemerintah yang baik sehingga akan mempercepat proses Reformasi Birokrasi yang berbasis pada nilai-nilai kearifan lokal.

Erma Ekawati Purnama, S.H., M.URP.Analis Kebijakan Ahli Muda pada Sekretariat Daerah selaku nara sumber menjelaskan budaya SATRIYA diatur didalam regulasi satu diantaranya adalah Peraturan Bupati Sleman Nomor  14 tahun 2018 tentang pelaksanaan budaya pemerintahan SATRIYA di Kabupaten Sleman.

Menurutnya, tujuan dibentuknya Peraturan Bupati tersebut supaya pemerintah daerah dan pemerintah desa memiliki sikap dan perilaku sesuai dengan budaya pemerintahan dalam kehidupan pribadi, keluarga, tugas kedinasan, dan bermasyarakat. Landasan filosofi budaya pemerintahan SATRIYA adalah Hamemayu Hayuning Bawana. “Filosofi tersebut mengandung makna sebagai kewajiban melindungi, memelihara serta membina keselamatan dunia dan lebih mementingkan berkarya untuk masyarakat daripada memnuhi ambisi pribadi,” jelasnya.

SATRIYA memiliki dua makna, yaitu pertama sebagai watak ksatria yang memiliki sikap memegang teguh ajaran moral sawiji, greget, sengguh ora mingkuh (konsentrasi, semangat, percaya diri, rendah hati dan bertanggungjawab). Kedua, SATRIYA merupakan akronim dari selaras, akal budi luhur-jati diri, teladan-keteladanan, rela melayani, inovatif, yakin percaya diri dan ahli profesional.

About kecamatan.sleman 506 Articles
Kecamatan Sleman berada di utara Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, jarak yang ditempuh dari pusat kota menuju kecamatan sleman sejauh 15 km yang ditempuh dengan waktu kuranglebih 35 menit,Kecamatan Sleman merupakan Ibukota Kabupaten Sleman yang mana luas wilayahnya 30,44 km dengan jumlah 5 Kalurahan, 83 Padukuhan 483 RT dan 209 RW.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*