
Grup Jathilan Turongo Seto yang berasal dari padukuhan Beran Lor, Kalurahan Tridadi berpartisipasi dalam Festival Jathilan Kabupaten Sleman. Turonggo Seto sebagai perwakilan Kapanewon Sleman membawakan Judul Pangeran Diponegoro. Hal ini disesuaikan dengan tema yang ditetapkan oleh Kundha Kabudayan kabupaten Sleman, yaitu Keprajuritan Era Mataram.
Pentas dilaksanakan pada hari Minggu (22/5) bertempat di Gedung Kesenian Kabupaten Sleman, harus bersaing dengan 16 grup lain se-Kabupaten Sleman. Turonggo Seto tampil apik dan meyakinkan dihadapan dewan juri, meskipun dalam penilaian akhir belum memperoleh hasil kejuaraan.
Hasil akhir bukan satu-satunya tujuan dalam festival ini. Pembinaan terhadap kelompok Jathilan menjadi nilai yang lebih utama dari gelaran festival ini. Praktis selama pandemi covid-19 di Indonesia termasuk di wilayah Sleman, kelompok jathilan tidak dapat pentas seperti biasa. Oleh karena itu dengan adanya festival jathilan ini, menjadi pertanda bahwa eksistensi kelompok jathilan akan segera bangkit kembali.
Kapanewon Sleman berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam grup Jathilan Turonggo Seto atas perjuangannya dalam mengikuti perlombaan, serta dedikasinya dalam ikut serta melestarikan kesenian tradisional.

Be the first to comment