Kegiatan dilaksanakanĀ di Ruang Rapat Setda B pada hari Selasa tanggal 6 Oktober 2015 dengan peserta Kasi. Kesejahteraan Masyarakat, Pengurus TP PKK, Puskesmas.
Diawali sambutan Kabag. Kesra Bapak Drs. H. Hery Sutopo,MM,M.Sc. Dalam sambutannya disampaikan hal-hal yang harus diperhatikan dalam rangka menciptakan lingkungan sehat diantaranya: Indeks pembangunan manusia di Kabupaten Sleman yang pada tahun 2015 ini sudah mencapai 79,97% yang diprediksi mencapai 80% pada akhir tahun; Usia Harapan Hidup; Angka kematian bayi; Angka kematian ibu melahirkan; Angka gizi buruk; Imunisasi anak; Air bersih; Jamban keluarga; Saluran pengelolaanĀ air limbah; Angka anak sekolah; Ā Kerawanan HIV AIDS dimana dalam 10 tahun terakhir di Kabupaten Sleman setidaknya terdapat 50 kasus; dan KerawananĀ Narkoba.
Materi dariĀ BadanĀ LingkunganĀ Hidup Kabupaten Sleman yang membahasĀ tentangĀ DegradasiĀ LingkunganĀ danĀ DampakĀ PerubahanĀ Iklim.Ā HalĀ yangĀ harusĀ diperhatikanĀ dalamĀ mengatasiĀ persoalanĀ lingkunganĀ yaitu:
- PengelolaanĀ Sampah,Ā dimanaĀ harusĀ memperhatikanĀ prinsip 3R (reduce,Ā reuse, recycle).Ā SelainĀ ituĀ sampahĀ sebenarnyaĀ dilarangĀ untukĀ dibakar.Ā NamunĀ jikaĀ sanggupĀ membakarĀ denganĀ suhu 1000 derajat celcius diperbolehkan.Ā KhususĀ sampahĀ organikĀ sebaiknyaĀ dibuatĀ kompos.
- PengelolaanĀ AirĀ LimbahĀ RumahĀ Tangga,Ā adaĀ istilahĀ blackĀ waterĀ yangĀ berasalĀ dariĀ kamarĀ mandiĀ danĀ greyĀ waterĀ yangĀ berasalĀ dariĀ airĀ cucian.Ā SepticĀ tankĀ diwajibkanĀ mempunyai 2 lubang dimana lubang pertama bersifat kedap dengan disemen dan lubang kedua yang menjadi resapan. Jika memungkinkan dibuat IPAL Communal di lingkungan masyarakat.
- PengelolaanĀ KualitasĀ Udara,Ā terutamaĀ bagiĀ kendaraanĀ bermotorĀ harusĀ rutinĀ dilakukanĀ ujiĀ emisi.Ā SelainĀ ituĀ terkaitĀ jugaĀ dalamĀ halĀ pengelolaanĀ peternakanĀ agarĀ kebersihanĀ selaluĀ terjagaĀ agarĀ tidak menimbulkan polusiĀ udaraĀ berwujud bau tidak sehat.
- PelestarianĀ Air, fungsi resapanĀ airĀ diĀ wilayahĀ KabupatenĀ Sleman harus selalu dijagaĀ denganĀ caraĀ sederhanaĀ misalnyaĀ membatasiĀ penggunaanĀ airĀ dalamĀ kegiatanĀ rumahĀ tangga,Ā pembuatan sumur resapanĀ air hujan,Ā pembuatan bioĀ pori.
- PenyediaanĀ RuangĀ TerbukaĀ Hijau, sebagai fungsi estetika,Ā penyerapĀ polusi,Ā penyerapĀ air,Ā danĀ yangĀ terpentingĀ penghasilĀ oksigen.
- OptimalisasiĀ Lahan UntukĀ KetahananĀ Pangan,Ā yangĀ salahĀ satuĀ caranyaĀ pemanfaatanĀ barang bekasĀ untukĀ menanamĀ tanamanĀ panganĀ diĀ sekitarĀ rumah.
Materi selanjutnyaĀ berasalĀ dariĀ Forum Kabupaten SehatĀ yangĀ membahas tentang permasalahan umum di Kabupaten Sleman yaitu :
- PenangananĀ Bencana
- KejadianĀ LuarĀ BiasaĀ KeracunanĀ Makanan
- PenangananĀ LimbahĀ Medis
- DeklarasiĀ StopĀ BABS
Hal-halĀ yangĀ dilakukanĀ untukĀ menanganiĀ permasalahanĀ kesehatanĀ yaitu:
- STBM,Ā dimanaĀ tujuanĀ utamanyaĀ adalahĀ perubahanĀ perilakuĀ masyarakatĀ agarĀ tidakĀ adaĀ lagiĀ yangĀ melakukanĀ BABĀ Sembarangan
- MenggalakkanĀ CuciĀ TanganĀ PakaiĀ Sabun,Ā baikĀ sebelumĀ maupunĀ setelahĀ melakukanĀ kegiatanĀ yangĀ beresikoĀ kesehatan
- PengelolaanĀ MakanĀ MinumĀ RumahĀ Tangga
- PengelolaanĀ LimbahĀ RumahĀ Tangga
MateriĀ ketigaĀ berasalĀ dariĀ DinasĀ KesehatanĀ KabupatenĀ SlemanĀ yangĀ menitikĀ beratkanĀ dalamĀ permasalahanĀ PolaĀ HidupĀ BersihĀ danĀ Sehat (PHBS). Ada 10Ā indikatorPHBSĀ yaitu:
- Persalinan ditolongĀ tenagaĀ kesehatan,Ā dengan target Kabupaten Sleman 95%Ā ibuĀ hamilĀ danĀ melahirkanĀ ditanganiĀ olehĀ tenagaĀ kesehatan.
- ASIĀ Eksklusif, selama 6 bulanĀ bayiĀ hanyaĀ diberiĀ ASIĀ saja.Ā ASIĀ tetapĀ diberikanĀ sampaiĀ umur 2Ā TahunĀ denganĀ makananĀ tambahan setelah 6 bulan.Ā PerluĀ ruangĀ laktasiĀ bagiĀ instansiĀ yangĀ mempekerjakanĀ karyawanĀ yangĀ sedangĀ menyusui.
- MenimbangĀ balitaĀ setiapĀ bulan, untuk memantau pertumbuhan dalam rangka mengantisipasiĀ stunting.Ā PanjangĀ idealĀ bayi adalah 50cmĀ denganĀ beratĀ minimal 2,5Ā Kg.
- MenggunakanĀ AirĀ Bersih,Ā untukĀ keperluanĀ sehari-hari.
- CuciĀ TanganĀ PakaiĀ Sabun,Ā sebelumĀ danĀ setelahĀ melakukanĀ kegiatanĀ beresikoĀ kesehatan.
- JambanĀ Sehat,Ā yaitu yang tidakĀ mencemariĀ lingkungan
- MemberantasĀ jentikĀ diĀ rumah.
- Makan sayurĀ danĀ buahĀ setiapĀ hari,Ā tidakĀ perluĀ mahalĀ yangĀ pentingĀ sehat.
- AktivitasĀ fisikĀ setiapĀ hari,Ā tidakĀ perluĀ berolahragaĀ secaraĀ khususĀ yangĀ pentingĀ selaluĀ bergerak.
- MerokokĀ tidakĀ diĀ dalamĀ rumah,Ā karenaĀ merugikanĀ anggotaĀ keluargaĀ yangĀ lain.
MateriĀ terakhirĀ berasalĀ dariĀ BappedaĀ KabupatenĀ SlemanĀ yangĀ mengangkatĀ temaĀ tentang ketentuanĀ umumĀ tentangĀ kabupaten/kotaĀ sehat.
SwastisabaĀ merupakanĀ penghargaanĀ yangĀ diberikanĀ olehĀ pemerintahĀ kepadaĀ masyarakatĀ melaluiĀ bupati/walikotaĀ yangĀ berhasilĀ menyelenggarakanĀ kabupaten/kotaĀ sehat.Ā KabupatenĀ SlemanĀ telahĀ memperolehĀ predikat “Padapa”Ā pada tahun 2009, “Wiwerda”Ā pada tahun 2011Ā dan 2013,Ā danĀ yangĀ palingĀ tinggiĀ yaitu “Wistara”Ā dimanaĀ KabupatenĀ SlemanĀ baruĀ dalamĀ tahapĀ penilaianĀ pada tahun 2015Ā ini. Semoga KabupatenĀ SlemanĀ dapatĀ meraihĀ predikatĀ tertinggiĀ yaitu “Wistara”.
Be the first to comment