Gelar Budaya Jogja Kapanewon Sleman

Kapanewon Sleman menyelenggarakan kegiatan Gelar Budaya Jogja, melalui acara gelar kesenian dan gelar UMKM. Kegiatan tersebut juga masih menjadi satu rangkaian dengan peringatan HUT Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia. Gelar Budaya Jogja Kapanewon Sleman juga sekaligus dalam rangka memperingati 11 Tahun Keistimewaan DIY.

Gelar Budaya Jogja Kapanewon Sleman memfasilitasi potensi seni maupun UMKM secara inklusif. Anak-anak hingga dewasa dilibatkan dalam pentas seni. UMKM yang dihadirkan juga berasal dari beberapa unsur, yaitu Forkom UMKM Kapanewon Sleman, dampingan Program Keluarga Harapan (PKH), serta Forum Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kapanewon Sleman.

Kegiatan Gelar Budaya Jogja diawali dengan pentas tari yaitu Tari Kalong dan Tari Bakul sebagai rangkaian pra acara. Kegiatan dibuka dengan menyayikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta, dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh KH Sumaini, S.Ag.

Panewu Sleman dalam sambutannya menyampaikan bahwa fasilitasi Gelar Budaya Jogja bersumber dari Dana Keistimewaan DIY. Oleh karenanya anggaran tersebut dipergunakan sebaik-baiknya dan disalurkan kepada masyarakat. Anggaran yang disalurkan diwujudkan melalui Pentas Seni dan Gelar UMKM. Panewu Sleman juga mengapresiasi seluruh pengisi acara yang telah bersedia bekerjasama dalam menyukseskan Gelar Budaya Jogja Kapanewon Sleman.

Petikan pernyataan Panewu Sleman” Alhamdulillah semua tradisi yang ada di Kapanewon Sleman khususnya Kabupaten Sleman, dapat terfasilitasi untuk diunggah kembali.” Dibangunkan kembali dari tidurnya sehingga, harapan kami kedepan adalah budaya lokal tradisional yang ada di Yogyakarta ini tidak akan punah.”

”Karena arus moderesasi budaya dari luar, jadi kami di setiap adanya even – even baik di tingkat padukuhan Kalurahan Kapanewon Kabupaten Sleman.” Dalam upaya untuk mengerakkan sendi – sendi perekonomian yang berbasis UMKM, harapan kami kedepan dengan semakin banyaknya mobilitas UMKM yang ada.”

Event yang diselenggaran oleh Kapanewon Sleman bersifat terbuka untuk umum, sehingga masyarakat dipersilakan datang untuk ikut menikmati rangkaian acara. Pelaku seni diberikan kesempatan untuk menunjukkan ketrampilan serta memperoleh apa yang menjadi haknya. Pelaku UMKM diberikan wadah/stand untuk menawarkan produk yang dimilikinya.

Bupati Sleman dalam sambutannya menyampaikan bahwa “dalam setiap budaya yang kita miliki terdapat arti dan pesan positifnya. Sehingga dapat menjadi teladan yang baik bagi masyarakat. Inilah yang perlu kita pahami dan lestarikan bersama,”

Bupati Sleman juga mengapresiasi pelaksanaan Gelar Budaya Yogyakarta yang merupakan salah satu wujud dari kegiatan peringatan ke-11 tahun Keistimewaan DIY. Gelar budaya Jogja menjadi wujud pelestarian budaya, sekaligus untuk memberdayakan UMKM.

About kecamatan.sleman 291 Articles
Kecamatan Sleman berada di utara Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, jarak yang ditempuh dari pusat kota menuju kecamatan sleman sejauh 15 km yang ditempuh dengan waktu kuranglebih 35 menit,Kecamatan Sleman merupakan Ibukota Kabupaten Sleman yang mana luas wilayahnya 30,44 km dengan jumlah 5 Kalurahan, 83 Padukuhan 483 RT dan 209 RW.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*